Inovasi Snack Bergizi Tanaman Toga dalam Peningkatan Ekonomi Masa New Normal

Penulis

  • Suhud Wahyudi Departemen Matematika, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Kampus ITS, Keputih, Sukolilo, Surabaya 60111
  • Sentot Didik Surjanto Departemen Matematika, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Kampus ITS, Keputih, Sukolilo, Surabaya 60111
  • Muslichah Erma Widiana Program Studi Manajemen, Universitas Bhayangkara Surabaya, Ketintang, Surabaya, 60231
  • Moch. Shofwan Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, Dukuh Menanggal, Surabaya 60234
  • Mahmudah Enny Widyaningrum Program Studi Manajemen, Universitas Bhayangkara Surabaya, Ketintang, Surabaya, 60231

Kata Kunci:

Mesin Spinner, Tanaman Toga, System-Made-By-Order

Abstrak

Industrialisasi harus mengutamakan efisiensi, nilai tambah yang memiliki daya saing pasar, serta terus dikembangkan sebanyak mungkin masyarakat yang berperan serta dalam kegiatan industri didaerah-daerah sampai tingkat pedesaan. Paguyupan Sejahtera Mandiri Tembok Dukuh Surabaya selama ini memproduksi snack sehat yaitu menggoreng keripik yang terbuat dari bahan baku tanaman toga memakai cara konvensional dengan menggunakan wajan sehingga hasil snack dari tanaman toga masih mengandung minyak sehingga tidak sehat karena dapat memicu kolesterol dan mudah berubah aroma, dalam proses kegiatan tersebut belum menerapkan pengetahuan yang berkaitan dengan manajemen. Dengan melihat permasalahan maka perlu adanya penyuluhan pemberdayaan produksi dengan pengetahuan manajemen dan penggunaan teknologi tepat guna dalam berproduksi agar terciptanya kreatifitas dalam olahan pangan untuk mewujudkan peningkatan ekonomi dan ketahanan pangan dengan produksi snack/camilan yang sehat pencegah covid-19 Tembok Dukuh Surabaya Jawa-Timur. Alat yang digunakan adalah alat peniris minyak diantaranya mesin spinner dengan kapasitas 5 kg, bahan peniris stainless stell, dimensi total 41x41x64cm, diameter tabung luar 39 cm, diameter saringan 34 cm, tinggi saringan 23cm, daya listrik 135w 220v. Adapun pelatihan yang diberikan tentang pendampingan pengetahuan konsep, pemahaman fungsi manajemen, fungsi operasional manajemen serta pelatihan ekonomi kreatif, inovasi pembuatan produk dari bahan tanaman toga yang dapat dilakukan dengan lahan terbatas penanaman secara hidroponik. Setelah dilakukan kegiatan pengabdian ini produksi dapat berjalan dengan penjualan secara online dengan system made by order dan menjembatani mitra untuk bergabung dengan asosiasi UKM mendunia.

Unduhan

Diterbitkan

2022-08-02

Cara Mengutip

Wahyudi, S., Surjanto, S. D. ., Erma Widiana, M., Shofwan, M. ., & Widyaningrum, M. E. (2022). Inovasi Snack Bergizi Tanaman Toga dalam Peningkatan Ekonomi Masa New Normal. Sewagati, 6(5), 637–645. Diambil dari https://journal.its.ac.id/index.php/sewagati/article/view/411

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama