Pelatihan Digital Marketing Untuk Meningkatkan Nilai Jual Dan Pangsa Pasar Produk Petis Goreng Khas Sampang
Isi Artikel Utama
Abstrak
Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM petis goreng di Sampang dalam memanfaatkan digital marketing sebagai strategi pemasaran produk. Permasalahan utama mitra adalah keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam pemasaran digital, sehingga produk masih dipasarkan secara konvensional dan memiliki jangkauan terbatas. Pelatihan dilaksanakan dengan metode ceramah interaktif, praktik langsung, serta pendampingan pembuatan akun media sosial dan marketplace. Evaluasi efektivitas kegiatan dilakukan menggunakan instrumen pre-test dan post-test yang diikuti oleh 11 peserta. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa rata-rata skor pre-test adalah 1,55 sedangkan rata-rata skor post-test meningkat menjadi 4,08. Uji paired sample t-test menghasilkan nilai t = -15,34 dengan p-value = 2,81 × 10⁻⁸ (< 0,05), yang menunjukkan terdapat perbedaan signifikan antara persepsi sebelum dan sesudah pelatihan. Peningkatan skor ini mencerminkan perubahan persepsi peserta dari kategori rendah menuju kategori sangat positif terhadap digital marketing. Secara teoritis, hasil ini mendukung konsep Diffusion of Innovations yang menekankan pentingnya persepsi dalam adopsi teknologi baru. Implikasi praktisnya, pelatihan ini tidak hanya meningkatkan kesadaran peserta, tetapi juga membuka peluang bagi UMKM petis goreng untuk memperluas jangkauan pasar melalui strategi digital. Kegiatan ini dinilai efektif, meskipun pendampingan lanjutan masih diperlukan agar perubahan persepsi dapat terwujud menjadi perilaku nyata dalam pengelolaan usaha berbasis digital.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Referensi
1. Kementerian Koperasi dan UKM RI. Laporan Perkembangan Data UMKM 2023. Jakarta: Kementerian Koperasi dan UKM RI; 2024.
2. Wibowo A, Sari R, Lestari M. Pelatihan Pemasaran Digital untuk Meningkatkan Daya Saing UMKM Pangan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani 2023;5(2):112–120.
3. Prasetyo R, Kurniawan D, Rahman A. Strategi Adopsi Digital Marketing pada UMKM Pangan Olahan di Indonesia. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan 2022;24(1):33–44.
4. Hidayat F, Putri AS. Pemanfaatan Digital Marketing pada UMKM. Jurnal Ekonomi dan Bisnis 2022;25(2):145–154.
5. Kurniawan R, Rahayu D. Strategi Pemasaran Digital untuk UMKM di Era Industri 4.0. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan 2022;24(1):33–44.
6. APJII. Laporan Survei Penetrasi dan Profil Perilaku Pengguna Internet Indonesia 2024. Jakarta: APJII; 2024.
7. Santoso A, Sari N, Widodo B. Pengaruh Media Sosial terhadap Peningkatan Penjualan UMKM Kuliner. Jurnal Ilmu Ekonomi dan Pembangunan 2023;14(1):55–66.
8. Prabowo LS. Elemen-Elemen Utama Digital Marketing pada Usaha Mikro. Jurnal Teknologi Informasi dan Bisnis 2023;9(2):78–88.
9. Lestari F, Aditya B. Efektivitas Pelatihan Digital Marketing pada UMKM di Yogyakarta. Jurnal Pengabdian Masyarakat 2022;7(1):25–34.
10. Setiawan T, Fitriani E. Analisis Data Pre-Test dan Post-Test Menggunakan Paired Sample t-Test. Jurnal Statistika dan Aplikasi 2023;11(2):101–110.
11. Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta; 2022.
12. Rahmawati D, Yusuf SH, Nugraha AP. Evaluasi Pelatihan E-Commerce UMKM dengan Paired Sample t-Test. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2023;9(3):205–213.