Implementasi Alat Pemisah Gabah Padi Menggunakan Sistem Cyclone sebagai Upaya Meningkatkan Efektivitas Pekerjaan Buruh Tani di Kelurahan Karang Dalam

Penulis

  • Laily Ulfiyah Jurusan Teknologi Rekayasa Mesin dan Industri, Politeknik Negeri Madura, Sampang, Indonesia
  • Auliana Diah Wilujeng Jurusan Teknologi Rekayasa Mesin dan Industri, Politeknik Negeri Madura, Sampang, Indonesia
  • Misbakhul Fatah Jurusan Teknologi Rekayasa Mesin dan Industri, Politeknik Negeri Madura, Sampang, Indonesia
  • Ike Dayi Febriana Jurusan Teknologi Rekayasa Mesin dan Industri, Politeknik Negeri Madura, Sampang, Indonesia
  • Mohammad Anas Fikri Jurusan Teknologi Rekayasa Mesin dan Industri, Politeknik Negeri Madura, Sampang, Indonesia
  • Lukman Hadiwijaya Jurusan Teknologi Rekayasa Mesin dan Industri, Politeknik Negeri Madura, Sampang, Indonesia
  • Amin Jakfar Jurusan Teknologi Rekayasa Mesin dan Industri, Politeknik Negeri Madura, Sampang, Indonesia
  • Faizatur Rohmah Jurusan Teknologi Rekayasa Mesin dan Industri, Politeknik Negeri Madura, Sampang, Indonesia
  • Annafiyah Jurusan Teknologi Rekayasa Mesin dan Industri, Politeknik Negeri Madura, Sampang, Indonesia
  • Abdul Hamid Jurusan Teknologi Rekayasa Mesin dan Industri, Politeknik Negeri Madura, Sampang, Indonesia
  • Nadiyah Ulfah Jurusan Teknologi Rekayasa Mesin dan Industri, Politeknik Negeri Madura, Sampang, Indonesia
  • Septian Dwi Wijaya Jurusan Teknologi Rekayasa Mesin dan Industri, Politeknik Negeri Madura, Sampang, Indonesia
  • Ratna Ayu Pawestri Kusuma Dewi Jurusan Teknologi Rekayasa Mesin dan Industri, Politeknik Negeri Madura, Sampang, Indonesia

Kata Kunci:

Cyclone, Gabah, Padi, Pemisah, Vakum

Abstrak

Padi merupakan tanaman pangan utama di Indonesia yang kaya karbohidrat sehingga menjadi makanan pokok masyarakat Indonesia. Dan untuk meningkatkan produksi padi, tidak hanya dengan memperluas areal pertanaman dan peningkatan teknik budidaya saja, tetapi perlu diperhatikan dalam penanganan panen khususnya dipemisahan padi yang harus tepat. Berdasarkan profil Kabupaten Sampang tahun 2017, produk unggulan daerah dalam sektor pertanian adalah padi. Oleh karna itu produksi padi harus lebih ditingkatkan agar dapat memenuhi kebutuhan sektor pangan masyarakat. Salah satu upaya meningkatkan produksi padi adalah dengan mengoptimalkan proses pemisahan gabah padi. Dalam artikel ini dibuat alat pemisah gabah padi dengan memanfaatkan sistem cyclone sehingga padi isi yang lebih berat akan terpisah dengan padi kosong yang lebih ringan. Dengan memanfaatkan gaya sentrifugal padi isi yang lebih berat akan terlempar keluar menuju penampungan padi isi. Sedangkan padi kosong yang ringan akan turun keluar ke penampungan padi kosong. Alat ini berukuran 80 x 40 x 80 cm. Dengan kapasitas 100 kg/jam, alat ini mampu meningkatkan produktivitas pekerjaan panen padi. Alat ini dihibahkan pada Kelompok Tani Bandar Kumala di Desa Karang Dalam, Kecamatan Sampang.

Unduhan

Diterbitkan

2023-12-05

Cara Mengutip

Ulfiyah, L., Wilujeng, A. D., Fatah, M., Febriana, I. D., Fikri, M. A., Hadiwijaya, L., … Dewi, R. A. P. K. (2023). Implementasi Alat Pemisah Gabah Padi Menggunakan Sistem Cyclone sebagai Upaya Meningkatkan Efektivitas Pekerjaan Buruh Tani di Kelurahan Karang Dalam. Sewagati, 8(1), 1080–1092. Diambil dari https://journal.its.ac.id/index.php/sewagati/article/view/766

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama