Inovasi Pupuk Nano-Grafena/N/P/K Cair sebagai Upaya Pengurangan Pupuk Kimia pada Pertanian Padi di Dusun Tegal Rejo, Lembeyan Wetan, Magetan

Isi Artikel Utama

Retno Asih
Haniffudin Nurdiansah
Budhi Priyanto
Malik Anjelh Baqiya
Mochammad Zainuri
Darminto Darminto

Abstrak

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan dan mengimplementasikan inovasi pupuk nano-grafena/N/P/K cair sebagai solusi alternatif pengganti pupuk kimia dalam budidaya padi di Dusun Tegal Rejo, Desa Lembeyan Wetan, Magetan. Permasalahan utama yang dihadapi petani meliputi tingginya ketergantungan terhadap pupuk kimia akibat pertanian padi intensif mencapai 4 kali/tahun. Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada sosialisasi, tetapi juga pelatihan pembuatan pupuk tabur berbasis sekam padi menggunakan alat pirolisis sederhana dan pembuatan katalis pembenah tanah. Pupuk nano-grafena diaplikasikan melalui metode foliar spray dan dikombinasikan dengan kohe tabur untuk memperkaya unsur hara tanah. Hasil uji lapangan menunjukkan bahwa penggunaan pupuk nano-grafena mampu meningkatkan kualitas gabah (bobot 100 biji mencapai 3,14 g) dengan produktivitas sekitar 1,010 kg/m² atau setara 10 ton/hektar, tanpa tambahan pupuk kimia. Inovasi ini terbukti aplikatif dan potensial untuk mendukung pertanian berkelanjutan sekaligus mewujudkan kemandirian petani dalam memproduksi pupuk berbasis nanomaterial.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Asih, R., Nurdiansah, H., Priyanto, B., Baqiya, M. A., Zainuri, M., & Darminto, D. (2025). Inovasi Pupuk Nano-Grafena/N/P/K Cair sebagai Upaya Pengurangan Pupuk Kimia pada Pertanian Padi di Dusun Tegal Rejo, Lembeyan Wetan, Magetan. Sewagati, 9(6), 1600–1609. https://doi.org/10.12962/j26139960.v9i6.9082
Bagian
Articles

Referensi

1. Sartohadi J, Sutanto R, Darmosarkoro W. Dampak penggunaan pupuk kimia terhadap kesehatan dan lingkungan. Jurnal Ilmu Lingkungan 2020;18(2):125–134.

2. Asih R, Nurdiansah H, Sudarsono, Anggoro D, Mubarok F, Zainuri M, et al. Rancang Bangun Mesin Terintegrasi Dual Fungsi: Penanam Benih Jagung dan Penggembur Tanah untuk Meningkatkan Efisiensi Pertanian Jagung Poktan LMPSDH Wonodadi di Desa Lembeyan Wetan. Sewagati 2024;8(3):1749–1756.

3. Badan Pusat Statistik Kabupaten Magetan. Kabupaten Magetan dalam Angka 2023. Magetan: BPS Magetan; 2023.

4. Geim AK, Novoselov KS. The rise of graphene. Nature Materials 2007;6(3):183–191.

5. Darminto, Baqiya MA, Asih R. Pengembangan bahan karbon dari biomassa. Surabaya: ITS Press; 2018.

6. Khot LR, Sankaran S, Maja JM, Ehsani R, Schuster EW. Applications of nanomaterials in agricultural production and crop protection: A review. Crop Protection 2012;35:64–70.

7. Singh D, Kumar A, Singh S. Quantum fertilizers: A novel nano-approach to boost plant productivity. Nanotechnology in Agriculture 2021;11(2):89–104.

8. Yadav A, Yadav K, Abd-Elsalam KA. Nanofertilizers: Types, Delivery and Advantages in Agricultural Sustainability. Agrochemicals 2023;2(2):296–336.

9. Mariska R, Indrawati UC, Riduansyah R. Pengaruh kombinasi biochar sekam padi dan kompos pukan sapi terhadap ketersediaan NPK dan pertumbuhan tanaman tomat (Lycopersicum Esculentum L.) di tanah ultisol. Jurnal Sains Pertanian Equator 2026;15(1):110–121.

10. Widijanto H, Rissanti SRN, Suntoro, Syamsiyah J. Pengaruh biochar sekam padi dan macam pupuk terhadap pertumbuhan dan serapan P padi. Agrotechnology Research Journal 2023;7(2):85–92.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama