Peningkatan Literasi Inklusivitas Masyarakat Dan Mahasiswa Kedokteran ITS Terhadap Komunitas Tuli Melalui Pelatihan BISINDO Dan Kampanye Edukasi

Isi Artikel Utama

Muhammad Ilham Ramadhan
Khansa Shafa Taqiyya
Nasywa Aulia Rabbani Rabbani
Elsa Zaskia Isvandyari
Zain Budi Syulthoni

Abstrak

Komunitas Tuli di Indonesia menghadapi hambatan sistemik dalam akses komunikasi dan pelayanan kesehatan, diperparah oleh rendahnya literasi inklusivitas masyarakat dan minimnya tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi komunikasi dengan pasien Tuli. Program Unity Through Signs dirancang untuk meningkatkan literasi inklusivitas mahasiswa kedokteran dan masyarakat umum terhadap komunitas Tuli melalui pelatihan BISINDO dan kampanye edukasi. Kegiatan dilaksanakan dalam tiga tahap: pre-asesmen daring untuk memetakan baseline pengetahuan 54 mahasiswa Kedokteran ITS; pre-event berupa upgrading health as human rights dan pelatihan BISINDO yang difasilitasi langsung oleh Teman Tuli dari komunitas TIBA Surabaya; serta main event berupa ground campaign di CFD Darmo Surabaya yang mencakup edukasi interaktif dan medical check-up gratis. Hasil pre-event menunjukkan peningkatan skor pengetahuan yang signifikan dari rerata 70,97 menjadi 99,35 (t(30) = −7,963; p < 0,001; Cohen's d = 1,430) disertai tingkat kepuasan pelatihan BISINDO yang tinggi (rerata 4,97/5). Pada main event, akurasi pengetahuan masyarakat pada domain linguistik BISINDO (84,0%) lebih tinggi daripada domain HAM dan disabilitas (56,0%), mengidentifikasi miskonsepsi equity-equality sebagai prioritas edukasi yang memerlukan pendekatan lebih terstruktur. Program ini menunjukkan bahwa pendekatan dual-track yang mengintegrasikan pelatihan keterampilan praktis dengan edukasi berbasis hak dan pelibatan komunitas Tuli sebagai fasilitator aktif efektif dalam meningkatkan literasi inklusivitas calon tenaga kesehatan maupun masyarakat umum.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Ramadhan, M. I., Taqiyya, K. S., Rabbani, N. A. R., Isvandyari, E. Z., & Syulthoni, Z. B. (2026). Peningkatan Literasi Inklusivitas Masyarakat Dan Mahasiswa Kedokteran ITS Terhadap Komunitas Tuli Melalui Pelatihan BISINDO Dan Kampanye Edukasi. Sewagati, 10(4), 842–853. https://doi.org/10.12962/j26139960.v10i4.10541
Bagian
Articles

Referensi

1. World Health Organization. Deafness and Hearing Loss. 2026. Available from: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/deafness-and-hearing-loss. Accessed 13 June 2026.

2. Badan Pusat Statistik. Potret Penyandang Disabilitas di Indonesia Hasil Long Form Sensus Penduduk 2020. Jakarta: Badan Pusat Statistik; 2024.

3. Varry R, Zachreini I, Ghaitsa F. Survei Aksesibilitas Layanan Kesehatan Penyandang Disabilitas Rungu di Indonesia. Galenical: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh. 2025 Jun;4(3):29-37.

4. Wilson-Menzfeld G, Gates JR, Jackson-Corbett C, Erfani G. Communication Experiences of Deaf/Hard-of-Hearing Patients During Healthcare Access and Consultation: A Systematic Narrative Review. Health & Social Care in the Community. 2025 Jan;2025(1).

5. Shiyami HF, Azalia AD, Widiantara MR, Arizalda NN, Rizkyanfi MW, Kardenti D. Analisis Pola Perbedaan Konsep Isyarat dan Bahasa Indonesia dalam Praktik Pekerjaan Sosial. Linguistik: Jurnal Bahasa dan Sastra. 2026 Feb;11(1):30-38.

6. Lee D, Pollack SW, Mroz T, Frogner BK, Skillman SM. Disability Competency Training in Medical Education. Medical Education Online. 2023 Dec;28(1).

7. Kruse J, Zimmermann A, Fuchs M, Rotzoll D. Deaf Awareness Workshop for Medical Students: An Evaluation. GMS Journal for Medical Education. 2021 Nov;38(7). PubMed PMID: 34957323.

8. Glazener A, Wylie J, van Waas W, Khreis H. The Impacts of Car-Free Days and Events on the Environment and Human Health. Current Environmental Health Reports. 2022 Jun;9(2):165-182.

9. Chowdhury S, Alzarrad A. Advancing Community-Based Education: Strategies, Challenges, and Future Directions for Scaling Impact in Higher Education. Trends in Higher Education. 2025 May;4(2):21.

10. Yudha N, Salwa D, Futihatin M, Virya A, Alva A, Zuhri S. Analisis Strategi Organisasi Generasi Abdi Surabaya dalam Program Kerja "Unity in Sign". Journal of Exploratory Dynamic Problems. 2025 Apr;2(3):40-44.

11. Pramitha A, Aulia AN, Deanova SR, Akbar F, Maulana A, Zhakira FP. Peran Komunikasi Nonverbal dalam Meningkatkan Aksesibilitas Teman Tuli. Karimah Tauhid. 2025 Jul;4(7):4801-4806.

12. Handhika T, Zen RIM, Murni, Lestari DP, Sari I. Gesture Recognition for Indonesian Sign Language (BISINDO). Journal of Physics: Conference Series. 2018 Jun;1028:012173.

13. Nugraheni AS, Husain AP, Unayah H. Optimalisasi Penggunaan Bahasa Isyarat dengan SIBI dan BISINDO pada Mahasiswa Difabel Tunarungu di Prodi PGMI UIN Sunan Kalijaga. Jurnal Holistika. 2023 Feb;5(1):28.

14. Rachmawati R. Bahasa Isyarat dan Juru Bahasa Isyarat: Perkembangan dan Isu. Jurnal Penerjemahan. 2025 Mar;7(2).

15. Mandasari R, Winduwati S. Upaya Public Relations Pusbisindo dalam Mengampanyekan Penggunaan Bahasa Isyarat Indonesia di Kalangan Masyarakat. Prologia. 2022 Nov;6(2):355-361.

16. Bowman-Smart H, Gyngell C, Morgan A, Savulescu J. The Moral Case for Sign Language Education. Monash Bioethics Review. 2019 Dec;37(3-4):94-110.

17. Anggraeni IN, Candrasasi A. Efektivitas Pelatihan Bahasa Isyarat untuk Meningkatkan Pemahaman Komunikasi dengan Pegawai Tunarungu. Jurnal Psikologi. 2025 Nov;3(1):9.

18. World Health Organization. Disability-Inclusive Health Services Toolkit: A Resource for Health Facilities in the Western Pacific Region. 2020.

19. Handayani F, Tahir M, Setiawan A. Aksesibilitas untuk Teman Tuli di Ruang Publik. Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan. 2024 Jun;18(4):2398.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama