Pemberdayaan Remaja dalam Pencegahan Cyberbullying untuk Mencapai Kesehatan Mental di MAN Kota Mojokerto

Penulis

  • Lucky Prasetiowati Departemen Anatomi Histologi dan Farmakologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Airlangga, Surabaya, Indonesia
  • Tri Hartini Yuliawati Departemen Anatomi Histologi dan Farmakologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Airlangga, Surabaya, Indonesia
  • Kusuma Eko Purwantari Departemen Anatomi Histologi dan Farmakologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Airlangga, Surabaya, Indonesia
  • Sakina Sakina Departemen Anatomi Histologi dan Farmakologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Airlangga, Surabaya, Indonesia
  • Zain Budi Syulthoni Program Studi Profesi Dokter, Fakultas Kedokteran dan Kesehatan, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya, Indonesia
  • Muhammad Fathul Qorib Departemen Anatomi Histologi dan Farmakologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Airlangga, Surabaya, Indonesia
  • Dewi Ratna Sari Departemen Anatomi Histologi dan Farmakologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Airlangga, Surabaya, Indonesia

Kata Kunci:

Cyberbullying, Edukasi, Kesehatan Mental, Media Sosial, Pemberdayaan Remaja

Abstrak

Keberadaan media sosial di kalangan remaja telah menjadi gaya hidup. Media sosial memberikan dampak positif dan negatif bagi penggunanya, Salah satu dampak negatif yaitu munculnya fenomena cyberbullying. Cyberbullying mengacu pada perilaku perundungan, seperti penghinaan, pelecehan, pencemaran nama baik, dan tindakan serupa yang dilakukan secara daring dan dapat berlangsung terus-menerus. Kurangnya pengawasan terhadap penggunaan media sosial oleh remaja berkontribusi pada keberlanjutan tindakan ini, sehingga menimbulkan dampak psikologis yang signifikan pada korban. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja mengenai cyberbullying guna memberdayakan peran mereka dalam kegiatan pencegahan baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Metode yang digunakan adalah edukasi kesehatan mental dan penugasan karya video edukasi. Kegiatan edukasi dilaksanakan di MAN Kota Mojokerto secara luring dengan sasaran 100 siswa – siswi. Sebelum dan sesudah edukasi, peserta diminta mengisi kuesioner pre-test dan post-test. Kemudian dilanjutkan dengan lomba video edukasi satu bulan setelah edukasi dengan tema “stop cyberbullying”. Hasil kegiatan didapatkan bahwa pemberian edukasi kesehatan mental berpengaruh pada peningkatan pengetahuan peserta mengenai cyberbullying secara signifikan (p<0,001). Setelah mendapatkan edukasi, siswa berperan membuat media promosi kesehatan yang berupa video edukasi untuk disebarkan media sosial guna mencegah kejadian cyberbullying untuk mencapai kesehatan mental remaja yang optimal

Unduhan

Diterbitkan

2025-04-27

Cara Mengutip

Prasetiowati, L., Yuliawati, T. H., Purwantari, K. E., Sakina, S., Syulthoni, Z. B., Qorib, M. F., & Sari, D. R. (2025). Pemberdayaan Remaja dalam Pencegahan Cyberbullying untuk Mencapai Kesehatan Mental di MAN Kota Mojokerto. Sewagati, 9(2), 553–562. Diambil dari https://journal.its.ac.id/index.php/sewagati/article/view/2765

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama